Soal Insiden MotoGP Catalunya 2022, Takaaki Nakagami Minta Maaf kepada Alex Rins dan Francesco Bagnaia

Admin


GPMandalika - Pembalap LCR Honda, Takaaki Nakagami mengucapkan permohonan maaf atas insiden MotoGP Catalunya 2022. Pria asal Jepang itu sungguh menyesali kejadian yang menimpa dirinya, Alex Rins, dan Francesco Bagania.

Seperti diketahui, balapan di Sirkuit Catalunya pada akhir pekan lalu diwarnai kejadian mengerikan. Adapun insiden tersebut adalah terjadinya kecelakaan beruntun yang diakibatkan karena aksi manuver Nakagami pada awal balapan.

Manuver agresif yang dilakukan Nakagami mengakibatkan kecelakaan beruntun. Adapun pembalap yang terkena imbasnya adalah Rins (Suzuki Ecstar) dan Bagnaia (Ducati Lenovo). Sehingga membuat mereka tidak dapat melanjutkan balapan.

Nakagami pun nampak terkapar di pinggir sirkuit. Sementara Pecco (sapaan akrab Bagnaia) dan Rins bisa langsung bangkit, meski akhirnya sang pembalap Suzuki Ecstar dikonfirmasi mengalami patah tulang di tangan kirinya.

Usai balapan berlalu, pembalap 30 tahun itu akhirnya memberi kabar soal kondisinya melalui akun Twitternya. Nakagami mengunggah foto dirinya sedang berbaring di atas kasur dengan balutan perban di lehernya serta menyampaikan permohonan maafnya kepada Rins dan Bagnaia.

“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada @Rins42 @suzukimotogp dan @PeccoBagnaia @ducaticorse untuk kecelakaan di tikungan 1. Saya benar-benar minta maaf menghancurkan balapan Anda,” cuit Nakagami di akun Twitter pribadinya.

“Itu menakutkan tapi untungnya saya baik-baik saja, tidak ada cedera serius. Saya akan mencoba untuk pemulihan secepatnya,” sambungnya.

Unggahan itu langsung direspons oleh Rins. Walaupun pembalap asal Spanyol itu juga mengalami patah tulang pada tangan kirinya, ia cukup senang karena Nakagami dalam kondisi baik-baik saja.

“Senang anda baik-baik saja! Semoga cepat sembuh @takanakagami30,” tulis Rins di Twitternya.

Aksi manuver yang dilakukan Nakagami memang sangat membuat geram para pembalap. Pasalnya, tak sedikit yang kesal karena aksinya tersebut yang dinilai memang sangat membahayakan keselamatan para pembalap kuda besi.

Karena insiden tersebut, Pecco yang sebelumnya juara MotoGP Italia 2022 gagal mempertahankan tren positifnya. Ia pun tertahan di urutan kelima, terpaut 66 angka dari Fabio Quartararo, yang berhasil juara MotoGP Catalunya 2022./*

Komentar