Crash di FP4 Turut Andil Gagalkan Upaya Aleix Espargaro Raih Pole

Admin

GPMandalika
- Aleix Espargaro tampil sangat kuat dalam satu lap pada akhir pekan Grand Prix Jerman. Namun, crash yang dialami di FP4 ternyata memengaruhi performanya saat Q2. Rider Aprilia itu tidak bisa eksplosif.

Aleix Espargaro berharap bisa mengejutkan Ducati dan merebut pole position di kualifikasi GP Jerman. Sayang, keinginan tersebut gagal terwujud, antara lain akibat hilangnya kepercayaan diri menyusul kecelakaan dalam latihan bebas keempat (FP4).

Pada akhirnya, pembalap Aprilia Racing tersebut bakal memulai race hari Minggu (19/2/2022) dari posisi grid keempat atau baris kedua (second row). Meski begitu, Espargaro percaya kans menang tetap ada.

“Saya pikir saya dapat memperebutkan pole, di sirkuit ini semuanya sangat ketat dan pada akhirnya saya finis 0,1 detik di belakang (pembalap tercepat),” sang rider menuturkan setelah kualifikasi kedua (Q2), Sabtu (18/6/2022).

“Saya melakukan kesalahan kecil pada pagi hari, mengalami crash di FP4, sebelum time trial (kualifikasi), dan saya kehilangan kepercayaan diri, terutama di sektor terakhir. Saya melewatkan 0,1 detik untuk bisa memperebutkan pole dengan Pecco (Bagnaia).”

Bagi Aleix Espargaro, perlombaan GP Jerman di Sirkuit Sachsenring hari Minggu nanti bakal jadi balapan pertama yang harus dimulainya tidak dari front row (barisan depan) sejak GP Amerika di Austin, Texas.

“Tentu saja setelah berhasil start di baris depan selama enam balapan terakhir, Anda ingin tetap berada di sana. Tetapi start dari grid keempat, saya pikir itu posisi yang bagus juga,” tuturnya menghibur diri.

Yang terpenting sekarang adalah memilih ban yang tepat untuk balapan dan memiliki kecepatan untuk bisa menahan laju Francesco Bagnaia (Ducati) dan Fabio Quartararo (Yamaha), yang start dari front row.

“Race pace dengan ban belakang hard antara Pecco (Bagnaia), Fabio dan saya cukup mirip. Saya pikir itu tidak akan menjadi masalah kecepatan. Ini lebih tentang mencoba untuk tidak merusak ban,” ujarnya.

“Walaupun jarak balapan kurang lebih sama, dengan 30 lap di sini, sisi kiri ban lebih cepat hancur. Jadi kami tidak hanya harus melaju kencang, tetapi juga perlu menghemat ban,” Espargaro menambahkan.  

Update Berita MotoGP GPMandalika di Google News [KLIK DISINI]

Komentar