Blak-blakan, Joan Mir Ungkap Situasi di Suzuki Ecstar yang Makin Tidak Harmonis Jelang Hengkang dari MotoGP

Admin


GPMandalika - Joan Mir mengungkapkan situasi di tim Suzuki Ecstar menyusul pengumuman akan hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022. Secara blak-blakan, Mir menyatakan bahwa situasi di timnya kini semakin tidak harmonis.

Sebagaimana diketahui, Suzuki dipastikan hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022. Pabrikan asal Jepang itu disinyalir mengalami masalah finansial dan tidak bisa melanjutkan kiprahnya di MotoGP.

Ternyata, situasi ini secara tidak langsung mengganggu performa para pembalapnya di lintasan balap. Mir mengakui, saat ini situasi di Suzuki dalam keadaan tidak harmonis menyusul pengumuman tersebut.



“Ini bukan pertama kalinya saya memiliki masalah di luar olahraga, dan saya pikir saya tahu bagaimana memahami sesuatu,” kata Mir, dikutip dari Paddock GP, Rabu (1/6/2022).

“Tapi yang jelas, tidak ada keharmonisan dalam tim yang ada sebelum keputusan Suzuki untuk hengkang dari MotoGP,” sambungnya.

Oleh karena itu, pembalap asal Spanyol itu menuntut pihak Hamamatsu untuk segera memperbaiki situasi ini. Apalagi, musim di MotoGP 2022 masih terbilang panjang, mengingat masih ada 12 seri balapan yang harus dilakoni.

“Kita harus melakukan sesuatu, karena menghabiskan satu tahun seperti ini bisa sangat lama,” keluh Mir.

Sehubungan dengan itu, masa depan Mir belum bisa dipastikan jika Suzuki hengkang. Jawara MotoGP 2020 itu masih belum memiliki tempat baru untuk berlabuh, meski sudah dikaitkan dengan beberapa tim.

Mir pun harus mendapat hasil buruk di sejumlah balapan musim ini, teranyar terjadi di MotoGP Italia 2022. Pembalap berusia 24 tahun itu kembali gagal finis, setelah mengalami hal serupa di MotoGP Prancis 2022./*

Komentar