Maverick Vinales hingga Razlan Razali Tinggalkan Yamaha, Tanpa Tim Satelit pada MotoGP 2023

Admin


GPMandalika - Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan pabrikan garpu tala tidak akan memiliki tim satelit, menyusul kolaborasi RNF Racing dengan Aprilia.

Jumat (27/5/2022) lalu, RNF Racing mengumumkan telah mencapai kesepakatan dua tahun dengan Aprilia, menjadikan skuad pimpinan Razlan Razali itu bakal menjadi tim satelit musim depan.

Perpisahan antara RNF Racing dengan Yamaha otomatis mengakhiri kerja sama yang sudah dibangun sejak 2019, menghasilkan enam kemenangan dan status runner-up atas nama Franco Morbidelli pada 2020.

Perlu diketahui, bahwa kontrak RNF Racing habis akhir tahun ini. Namun, tim dilaporkan tak senang soal perlakuan dari pabrikan garpu tala. Hal yang kemudian memicu peralihan ke skuad Noale.

Jarvis mengaku terkejut perihal pengumuman RNF Racing, ketika tim sedang dalam pertemuan dengan Yamaha untuk menginformasikan keputusannya hijrah ke Aprilia.

“Tentu saja, ini bukan situasi yang ideal. Kami selalu memiliki tim satelit, sejauh yang saya ingat,” tuturnya mengomentari berakhirnya kolaborasi Yamaha-RNF Racing.

“Kami selalu memiliki lebih dari dua motor di grid. Tidak pernah menyenangkan ketika Anda sampai pada akhir suatu hubungan.

“Kami memiliki waktu hingga akhir musim, kami tetap bermitra dengan RNF.

“Tetapi mereka mengambil keputusan untuk pindah ke Aprilia untuk masa depan, kami pun menghormati keputusan itu.

“Saya sedikit kaget dengan pengumuman kemarin, karena itu dikeluarkan saat kami sedang rapat (bersama RNF), dan mendengar keputusan yang sedikit tidak biasa.

“Kami menghormati keputusan itu dan terus berjalan.”

Jarvis lalu mengatakan, Yamaha takkan memiliki tim satelit di grid MotoGP 2023. Skuad bermarkas di Iwata itu bakal menurunkan dua motor.

Kemungkinan akan dikendarai oleh juara dunia bertahan Fabio Quartararo —hingga kini belum tandatangani kontrak baru — dan Franco Morbidelli, yang mengantongi kontrak hingga akhir musim depan.

“Kami akan punya dua motor di grid tahun depan, jelas kami (sebenarnya) selalu memiliki tim satelit,” ucapnya.

“Pada kenyataannya, setiap tim lain di paddock MotoGP memiliki kontrak dengan pabrikan.

“Saat ini tidak ada alternatif, tapi itu tidak apa-apa bagi kami.

“Kami fokus pada tim pabrikan dan meningkatkan kecepatan motor. Kami (juga) akan fokus dan mendedikasikan diri untuk membuat motor kami dalam kondisi terbaik.

“Itu tidak apa-apa. Kami yakin kami bisa melakukannya dengan dua pembalap.”/*

Komentar